Mengenal 7 Jenis Jual Rumah Joglo Limasan Untuk Inspirasi Membangun Hunian

Rumah limasan merupakan satu diantara beberapa arsitektur rumah tradisionil unik suku Jawa yg punyai beberapa ragam serta keistimewaannya khusus. Bangunan tradisionil unik ini dibuat dengan komponen-komponen partisan wajar tanpa beberapa bahan moderen. Satu diantaranya keunggulan jual rumah joglo limasan merupakan kebolehannya yg tinggi dalam menahan gempa sebab dibuat dengan susunan kayu yg unik. Tidak hanya itu, rumah tradisionil jawa ini pula punyai rancangan area yg cukuplah luas hingga meringankan buat dimanfaatkan dalam bermacam pekerjaan. Jika Anda pingin rancangan tempat tinggal yg luas serta anti gempa, mungkin Anda dapat membuat beberapa macam rumah limasan dibawah ini jadi ide.

Rumah Limasan Trajumas

Type rumah limasan tradisionil ini cuma punyai enam buah tiang yg jadikan jadi susunan utamanya. Lalu, di dalam ke enam tiang itu ada satu ander yg dimanfaatkan jadi pembagi area dengan ukuran yg sama. Sesuai sama type yang lain, rumah Trajumas punyai empat segi atap yg memiliki ukuran sama panjang. Bentuk bangunan simple ini amat pas dikombinasikan dengan bangunan moderen serupa pada bungalow atau pada gazebo.

Rumah Limasan Trajumas Banyolan

Sebenarnya, jual rumah joglo limasan Trajumas banyolan ini merupakan hasil peningkatan dari mode Trajumas awal kalinya, hingga lumrah jika tidak terdapat banyak ketidaksamaan. Ketidaksamaan paling jelas terlihat pada penambahan bale-bale atau “emper” di sekitar bangunannya. Menariknya, emper ini dibuat dengan pojok kemiringan yg berlainan dibanding atap penting bangunan. Lalu, ada empat segi atap pada bangunan ini yg semasing sisinya bersusun dua serta di kaitkan dengan satu “bubungan”. Sesaat buat penyangga, rumah ini memakai 20 tiang jadi susunan penting bangunan.

Rumah Limasan Simbol Sari

Type jual rumah joglo limasan Simbol Sari merupakan mode rumah yg punyai bentuk spesial dibanding mode yang lain. Ciri spesial itu nampak di bagian pembentuk atapnya yg punyai balok penyambung antara “atap berunjung” serta “atap penanggap”. Bangunan ini punyai 16 tiang penyangga dengan 4 segi atap yg masing-masingnya dibuat dalam dua susun. Tiang penyangga serta mode atap itu dimanfaatkan buat menyambungkan sela renggangan pada atap berunjung serta atap penanggap. Keseluruhnya rumah limasan Simbol Sari memakai material kayu keras dengan serat yg kuat seperti kayu jati, sonokeling, atau kayu nangka.

Rumah Limasan Simbol Gantung

Nama lain dari type rumah ini merupakan “Rumah Limasan Trajumas Simbol Gantung” sebab sisi empernya tidak terjalin langsung ke tiang penting. Sisi emper yg melekat pada kayu gantung di ujung “brunjung” dimaksud dengan arti “saka bethung”. Type ini disebut yaitu “Trajumas” sebab punyai dua sisi area yg bernama “rong-rongan” yg dibatasi empat tiang penting di tengahnya. Jumlahnya tiang yg diperlukan buat rumah type ini kira-kira 8 sampai 10 buah dengan empat segi atap berenggangan buat mengontrol rotasi hawa di area.

Rumah Limasan Simbol Teplok

Bangunan yg berwujud seperti rumah kampung Simbol Teplok ini ditambahkan dengan renggangan pada sisi atap “brunjung” serta atap “penanggap”. Rancangan sesuai itu bikin bangunan nampak tambah tinggi serta lebih gagah ketimbang type bangunan yang lain. Dengan empat segi atap, bukaan rumah ini lantas bertambah lebar hingga rotasi hawa bertambah baik, dingin, serta bertambah nyaman. Jual rumah joglo limasan Simbol Teplok tidak memakai “tutup keong” pada sisi kanan serta kiri atapnya akan tetapi memakai type balok dudur yg kukuh. Semua sisi bangunan dibikin dari susunan kayu yg ajeg serta kuat berbahan basic kayu jawa memiliki serat padat. Lumrah jika bangunan ini awet bahkan juga bisa bertahan sampai beberapa puluh tahun.

Rumah Limasan Semar Tinandhu

Type jual rumah joglo limasan selanjutnya merupakan rumah Semar Tinandhu yg punyai atap “brunjung” yg disokong oleh empat buah tiang. Ke-4 balok itu lalu disokong oleh balok atau blandar pada sisi tengah hingga atap “brunjung” tidak langsung bertopang pada tiang penting. Rumah Semar Tinandhu ini ditambahkan dengan 16 tiang saka plus 4 tiang saka pembantu serta 4 buah saka penting di dalam. Penampakan atapnya sesuai sama type bangunan yang lain dengan 4 segi atap dan 4 buah emper di sekitar bangunan dengan sebuah wuwungan. Type kayu yg umum dimanfaatkan pada type rumah ini terutamanya merupakan kayu jawa yg kuat seperti kayu jati, mahoni, kayu nangka, dan sonokeling.

Rumah Limasan Gajah Ngombe

Type jual rumah joglo limasan yg paling akhir ini pada penampakan atapnya punyai penambahan yg dimanfaatkan jadi emper. Apabila menyaksikan denah rumah ini, sisi emper penambahan di letakkan pada segi terpendeknya buat sesuaikan dengan penampakan umum bangunan. Rumah Gajah Ngombeni ini dibuat dengan tiang saka sejumlah lebih dari 6 buah serta banyaknya selalu bisa sesuai sama dengan besar area. Bangunan ini pula diikuti dengan satu wuwung, empat buah dudur, dan empat segi atap. Pada satu segi atap diberi tambahan dengan emper baru yg dibuat berundak sebab kemiringannya berlainan dengan atap penting.